Assalamualaikum
wr. wb.
Salam Guru
Penggerak
Perkenalkan saya
Wawan calon guru penggerak Angkatan 10 kabupaten Indramayu.
Pada jurnal refleksi dwi minggunan modul 1.1 ini menggunakan model 4F yaitu :
1.
Facts (Peristiwa)
2.
Feelings (Perasaan)
3.
Findings (Pembelajaran)
4. Future (Penerapan)
1.
Facts (Peristiwa)
Saya mengikuti tes Calon Guru Penggerak Angkatan 10. Alhamdulillah saya dinyatakan lolos seleksi dan mendapat kabar dari grup bahwa saya salah satu bisa terbawa dan di tetapkan sebagai peserta untuk mengikuti Pendidikan Calon Guru Penggerak Angkatan 10 tahun 2024.
Pada pembukaan dan Penjelasan Teknis Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 hari jumat 14 maret 2024 melalui zoom meet dan live youtube. Dan saya tidak bisa masuk zoom meet langsung karena kuota zoom meet yang melebihi batas maksimal. Akhirnya saya mengikuti melalui live youtube, tetapi terjadi kendala suara ada tapi gambar tidak muncul. Akhirnya hanya bisa mendengar suaranya saja namun akhirnya selang beberapa lama gambar muncul di kanal youtube.
Setelah mengikuti pembukaan dan Penjelasan Teknis Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10, saya diarahkan oleh Fasilitator Bapak Eman Suherman dan Pengajar Praktik Bapak Sanoto untuk mengunggah fakta Integritas melalui LMS Guru Penggerak di SIMPKB.
Pada awal kegiatan minggu pertama saya di CGP ini, yaitu
saya mengerjakan Pre-test Paket Modul 1.1 terlebih dahulu.
Kemudian belajar mandiri modul 1.1 Refleksi Filosofis
Pendidikan Nasional - Ki Hadjar Dewantara, Eksplorasi Konsep – Forum Diskusi, Ruang
Kolaborasi, dan Demonstrasi Kontekstual bersama Fasilitator dan Pengajar
Praktik melalui GMeet.
Kemudian kegiatan lokakarya orientasi yang bertempat di
SMAN 1 Sindang Kabupaten Indramayu Bersama Pengajar Praktik.
Kemudian selanjutnya kegiatan Elaborasi Pemahaman/Koneksi Antar Materi Bersama Instruktur Bapak Nana Suryana melalui GMeet.
Berikut dokumentasi Kegiatan Eksplorasi Konsep – Forum Diskusi, Ruang Kolaborasi, lokakarya orientasi dan kegiatan Elaborasi Pemahaman
Kegiatan Eksplorasi Konsep
Kegiatan Ruang Kolaborasi
Kegiatan lokakarya orientasi
Kegiatan Elaborasi
2.
Feelings (Perasaan)
Banyak hal yang saya rasakan selama menjalani Pendidikan
Guru Penggerak ini. Diantaranya ada perasaan senang karena dengan mengikuti
Pendidikan guru penggerak banyak pengalaman yang saya dapatkan, sebaliknya
disisi lain ada perasaan khawatir tidak bisa mengikuti pelatihan guru penggerak
dengan maksimal dalam membagi waktu antara mengajar dan menyelesaikan
tugas-tugas Pendidikan Guru Penggerak. Namun setelah berjalannya waktu denang
bertemu rekan-rekan sesama CGP yang penuh semangat untuk belajar dan motivasi
dari fasilitator dang pengajar praktik, akhirnya saya merasa bersemangat untuk
mengikuti kegiatan ini sampai akhir.
3.
Findings (Pembelajaran)
Dari pembelajaran ini saya menemukan hal-hal baru, yang
sebelumnya kurang saya pahami yaitu
tentang filosofis Ki Hajar Dewantara. Saya banyak mendapatkan ilmu baru baik
dari Instruktur, Fasilitator, Pengajar Praktik maupun dari rekan-rekan peserta Pendidikan
Guru Penggerak yang sangat saya perlukan untuk meningkatkan kompetensi saya
sebagai seorang pendidik yang selalu berpihak/menghamba pada murid.
Sebagai seorang pendidik saya harus
menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat
mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai
manusia maupun anggota masyarakat dengan mengacu pada trilogi pendidikan yaitu
ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso dan tut wuri handayani.
Saya menyadari bahwa anak memiliki kodrat merdeka, oleh karena itu saya harus memberikan kemerdekaan kepada anak-anak untuk belajar sesuai dengan minat, bakat , dan kreatifitasnya agar mereka dapat mengembangkan potensi yang ada didalam dirinya.
4.
Future (Penerapan)
Saya akan melakukan hal terbaik didalam proses pembelajaran saya dikelas, agar tujuan pendidikan bisa tercapai dengan baik. Banyak hal yang harus saya benahi yang selama ini tanpa saya sadari apa yang saya lakukan jauh dari kata sempurna jika dikaitkan dengan filosofis Pemikiran Ki Hajar Dewantara.
Pembelajaran yang berpusat pada guru harus segera diganti dengan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, agar tercipta pembelajaran yang menyenangkan didalam kelas. Guru harus memberi kebebasan kepada anak-anak untuk menggali potensi yang dimilikinya agar mereka menemukan jati dirinya sehingga menjadi manusia seutuhnya. Mengarahkan bukan lagi hal yang perlu dipertahankan tetapi kita harus merubahnya dengan menuntun peserta didik agar kodrat alam yang dimiliki sejak lahir bisa berkembang dan kodrat jaman dimana mereka hidup bisa mereka dapatkan sehingga dapat mempermudah peserta didik dalam mengatasi persoalan hidupnya dimasa kini maupun dimasa mendatang agar menjadi manusia yang berkarakter baik sesuai dengan kodrat alam dan kodrat jaman yang melekat pada peserta didik.
Demikian pemaparan saya dalam refleksi dwi mingguan modul 1.1 Pendidikan Calon Guru Penggerak.
Semoga bermanfaat.
Salam Guru Penggerak!
Guru Bergerak Indonesia Maju!
Wassalamualaikum wr wb



.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar